Bagaimana Tata Cara Mandi Wajib untuk Wanita Muslimah

Bagaimana Tata Cara Mandi Wajib untuk Wanita Muslimah

Dalam ajaran Islam, baik muslim maupun muslimah diharuskan selalu dalam keadaan suci agar amalan yang dilakukan halal dan lebih khusyu’. Bagi wanita muslimah sendiri, ia harus melakukan mandi wajib ketika selesai haid dan nifas, ijma’, dan alasan lainnya yang mengharuskan ia mandi wajib. Lalu bagaimana tata cara mandi wajib seorang wanita muslimah yang diajarkan oleh Rasulullah? Bagi kaum hawa, berikut uraian lengkap terkait tata cara mandi wajib yang bisa Anda pelajari.

Urutan Tata Cara Mandi Wajib Bagi Wanita Muslimah

Sesuai dengan hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, urutan tata cara mandi wajib beserta sunnahnya untuk wanita muslimah adalah sebagai berikut.Bagaimana Tata Cara Mandi Wajib untuk Wanita Muslimah

1. Niat
Dalam islam, segala sesuatu termasuk amalan yang dilakukan kaum muslim muslimah harus diawali dengan niat. Sebagaimana hal tersebut, ketika akan mandi wajib, hendaknya orang yang akan mandi wajib melafalkan niat mandi wajib. Adapun niat mandi wajib atau bacaan niat mandi wajib sesuai dengan yang dipelajarinya. Intinya, lafal niat mandi wajib tersebut kurang lebih untuk menghilangkan hadas besar. Beberapa wanita muslimah yang belum mengetahui bacaan Arab mandi wajib diperbolehkan untuk melafalkan arti dari niat tersebut. Insya Allah, Allah akan tetap menerima amalan tersebut.

2. Membasahi seluruh badan dari pangkal rambut hingga ujung kaki dengan air bersih.
Langkah selanjutnya adalah dengan membasahi sambil membilas seluruh badan menggunakan air. Air yang dibasuhkan harus membasahi seluruh tubuh termasuk sela-sela rambut dan ujung kaki. Sebelum membasahi seluruh badan, muslimah juga disunnahkan untuk membersihkan hadas, mencuci tangan 3 kali, mengguyur air 3 kali ke pangkal rambut sambil disela setiap pangkalnya menggunakan jari, serta berwudlu terlebih dahulu, Menurut beberapa pendapat, proses mandi wajib juga disunnahkan dengan menghadap kiblat dan mendahulukan area badan sebelah kanan terlebih dahulu.

3. Mengurai rambut dan melakukan ritual mandi pada umumnya
Karena sebagian besar wanita memiliki rambut yang panjang, maka ketika mandi wajib otomatis rambutnya yang panjang harus diurai. Hal ini diperlukan agar semua bagian tubuh tubuh dan helai rambut terbasahi air sehingga kotoran di rambut dapat dialirkan bersama air tersebut. Selain itu, ketika mandi wajib, usahakan pula agar semua bagian tubuh termasuk area tersembunyi seperti ketiak belakang telinga, dan bawah kuku (jika kuku agak panjang) turut terbasuh. Agar lebih bersih dalam mandi wajib, keramas dengan shampo dan membersihkan badan dengan sabun sudah sepatutnya dilakukan. Jangan lupa pula untuk membersihkan area mulut dengan sikat dan pasta gigi.

Bagaimana Tata Cara Mandi Wajib untuk Wanita MuslimahSetelah selesai mandi wajib, Anda juga disunnahkan untuk memakai wangi-wangian seperti kasturi. Hal ini bisa dilakukan apabila bau yang diakibatkan oleh darah haid dan nifas seolah masih tercium hidung. Dengan begitu, Anda akan menjadi lebih nyaman dan khusyu’ dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Mandi wajib yang dilakukan oleh wanita muslimah setiap selesai haid, nifas, ataupun ijma’ tidak hanya akan membuat muslimah tersebut lebih khusyu’ beribadah, namun secara ilmiah juga dapat menjaga kesehatan dan bakteri dan kuman yang bisa terdapat pada darah haid dan nifas.

Demikian informasi mengenai urutan atau tata cara mandi wajib yang bisa dilakukan oleh wanita muslimah seusainya haid/menstruasi, nifas, ijma’, maupun alasan lain yang mengharuskan ia mandi wajib. Sudahkah Anda melakukan mandi wajib dengan benar sebagaimana ajaran Rasulullah? Semoga informasi ini bermanfaat.